BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Kurikulum
dapat dipandang sebagai suatu rancangan pendidikan. Sebagai suatu rancangan,
kurikulum menentukan pelaksanaan dan hasil pendidikan. Kita maklumi bahwa
pendidikan merupakan usaha mempersiapkan peserta didik untuk terjun ke
lingkungan masyarakat. Pendidikan bukan hanya untuk pendidikan semata, namun
memberikan bekal pengetahuan, keterampilan serta nilai-nilai untuk hidup,
bekerja dan mencapai perkembangan lebih lanjut di masyarakat.
Peserta
didik berasal dari masyarakat, mendapatkan pendidikan baik formal maupun
informal dalam lingkungan masyarakat dan diarahkan bagi kehidupan masyarakat
pula. Kehidupan masyarakat, dengan segala karakteristik dan kekayaan budayanya
menjadi landasan dan sekaligus acuan bagi pendidikan. Dengan pendidikan, kita
tidak mengharapkan muncul manusia–manusia yang menjadi terasing dari lingkungan
masyarakatnya, tetapi justru melalui pendidikan diharapkan dapat lebih mengerti
dan mampu membangun kehidupan masyakatnya. Oleh karena itu, tujuan, isi, maupun
proses pendidikan harus disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, karakteristik,
kekayaan dan perkembangan yang ada di masyakarakat. Dari kenyataan ini dapat
dijelaskan lebih lanjut bahwa kurikulum sebagai suatu rancangan dalam
pendidikan memiliki posisi yang strategis, karena seluruh kegiatan pendidikan
bermuara kepada kurikulum. Begitu pentingnya kurikulum sebagaimana sentra
kegiatan pendidikan, maka didalam penyusunannya memerlukan landasan atau
fondasi yang kuat, melalui pemikiran dan penelitian secara mendalam.
Kurikulum
sebagai suatu bentuk kegiatan harus memandang proses kegiatan belajar mengajar
sebagai proses yang penting karena menentukan kesuksesan dalam pendidikan.
Dalam proses itu salah satu yang harus diperhatikan adalah mengenai materi
pembelajaran. Materi pembelajaran adalah komponen kunci dalam kegiatan belajar
mengajar di samping peran guru yang tentunya tidak dapat dikesampingkan. Namun
demikian materi pembelajaran lebih penting dari guru karena ia merupakan sumber
pokok dalam pembelajaran yang menyediakan dsar isi pelajaran, keseimbanagn
ketrampilan pengajaran, dan bermacam-macam praktik pembelajaran untuk siswa.
Pada situasi yang lain, materi pembelajaran melayani secara mendasar untuk
tambahan pengajaran guru. Bagi peserta didik sendiri, materi-materi
pembelajaran menyediakan sumber utama mereka ketika sudah tidak berhubungan
lagi dengan guru. Dari sini terasa sekali urgensi desain kurikulum dan materi
dalam suatu proses kegiatan belajar mengajar.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan
masalah pada makalah ini adalah:
1. bagaimana kurikulum bahasa Arab di
pondok pesantren As-Salaam?
2. bagaimana bentuk materi pembelajaran
bahasa Arab di pondok pesantren As-Salaam secara garis besarnya ?
C. Tujuan
Penulisan
1. menjelaskan mengenai kurikulum
bahasa Arab di pondok pesantren As-Salaam
2. menguraikan bentuk materi
pembelajaran bahasa Arab di pondok pesantren As-Salaam
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Kurikulum
Istilah
“Kurikulum” memiliki berbagai tafsiran yang dirumuskan oleh pakar-pakar dalam
bidang pengembangan kurikulum sejak dulu sampai dewasa ini. Tafsiran-tafsiran
tersebut berbeda-beda satu dengan yang lainnya, sesuai dengan titik berat inti
dan pandangan dari pakar yang bersangkutan. Istilah kurikulum berasal dari
bahas latin, yakni “Curriculae”, artinya jarak yang harus ditempuh oleh seorang
pelari. Pada waktu itu, pengertian kurikulum ialah jangka waktu pendidikan yang
harus ditempuh oleh siswa yang bertujuan untuk memperoleh ijazah. Dengan
menempuh suatu kurikulum, siswa dapat memperoleh ijazah. c hDalam hal ini, ijazah
pada hakikatnya merupakan suatu bukti , bahwa siswa telah menempuh kurikulum
yang berupa rencana pelajaran, sebagaimana halnya seorang pelari telah menempuh
suatu jarak antara satu tempat ketempat lainnya dan akhirnya mencapai finish.
Dengan kata lain, suatu kurikulum dianggap sebagai jembatan yang sangat penting
untuk mencapai titik akhir dari suatu perjalanan dan ditandai oleh perolehan
suatu ijazah tertentu.[1][1]
Di Indonesia
istilah “kurikulum” boleh dikatakan baru menjadi populer sejak tahun lima
puluhan, yang dipopulerkan oleh mereka yang memperoleh pendidikan di Amerika
Serikat. Kini istilah itu telah dikenal orang di luar pendidikan. Sebelumnya
yang lazim digunakan adalah “rencana pelajaran” pada hakikatnya kurikulum sama
sama artinya dengan rencana pelajaran.[2][2]
Beberapa
tafsiran lainnya dikemukakan sebagai berikut ini.
1. Kurikulum
memuat isi dan materi pelajaran. Kurikulum ialah sejumlah mata ajaran yang harus
ditempuh dan dipelajari oleh siswa untuk memperoleh sejumlah pengetahuan. Mata
ajaran (subject matter) dipandang sebagai pengalaman orang tua atau
orang-orang pandai masa lampau, yang telah disusun secara sistematis dan logis.
Mata ajaran tersebut mengisis materi pelajaran yang disampaikan kepada siswa,
sehingga memperoleh sejumlah ilmu pengetahuan yang berguna baginya.
2. Kurikulum
sebagai rencana pembelajaran. Kurikulum adalah suatu program pendidikan yang
disediakan untuk membelajarkan siswa. Dengan program itu para siswa melakukan
berbagai kegiatan belajar, sehingga terjadi perubahan dan perkembangan tingkah
laku siswa, sesuai dengan tujuan pendidikan dan pembelajaran. Dengan kata lain,
sekolah menyediakan lingkungan bagi siswa yang memberikan kesempatan belajar.
Itu sebabnya, suatu kurikulum harus disusun sedemikian rupa agar maksud
tersebut dapat tercapai. Kurikulum tidak terbatas pada sejumlah mata pelajaran
saja, melainkan meliputi segala sesuatu yang dapat mempengaruhi perkembangan
siswa, seperti: bangunan sekolah, alat pelajaran, perlengkapan, perpustakaan,
gambar-gambar, halaman sekolah, dan lain-lain; yang pada gilirannya menyediakan
kemungkinan belajar secara efektif. Semua kesempatan dan kegiatan yang akan dan
perlu dilakukan oleh siswa direncanakan dalam suatu kurikulum.
Perumusan/pengertian kurikulum lainnya yang agak
berbeda dengan pengertian-pengertian sebelumnya lebih menekankan bahwa
kurikulum merupakan serangkaian pengalaman belajar. Salah satu pendukung dari
pengalaman ini menyatakan sebagai berikut:
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman
penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan
tertentu. (Undang-Undang No.20 TH. 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional).[4][4]
Dari berbagai macam pengertian kurikulum diatas kita
dapat menarik garis besar pengertian kurikulum yaitu: Kurikulum adalah
seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran
serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran
untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
B. Pengertian
Materi Pembelajaran
Materi
pembelajaran atau materi ajar (instructional materials) adalah
pengetahuan, sikap dan keterampilan yang harus dipelajari siswa dalam rangka
mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Materi pelajaran diartikan
pula sebagai bahan pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa sesuai dengan
tujuan pembelajaran. Materi pembelajaran pada hakekatnya merupakan pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan sebagai isi
dari suatu mata pelajaran yang diarahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Sehingga dapat dikatakan bahwa materi pelajaran adalah berbagai pengalaman yang
akan diberikan kepada siswa selama mengikuti proses pendidikan atau proses
pembelajaran. Pengalaman belajar yang diperoleh siswa dari sekolah menjadi
materi pembelajaran. Siswa melakukan berbagai kegiatan dalam rangka memperoleh
pengalaman belajar tersebut, baik itu berupa keterampilan kognitif,
psikomotorik maupun afektif.[5][5]
Pengalaman-pengalaman
ini dirancang dan diorganisir sedemikian rupa sehingga apa yang diperoleh siswa
sesuai dengan tujuan. Isi atau materi pelajaran merupakan komponen kedua dalam
sistem pembelajaran. Dalam konteks tertentu, materi pelajaran merupakan inti
dalam proses pembelajaran. Artinya, sering terjadi dalam proses pembelajaran
diartikan sebagai proses penyampaian materi. Hal ini bisa dibenarkan manakala
tujuan utama pembelajaran adalah penguasaan materi pembelajaran (subject
centered teaching). Dalam kondisi semacam ini, maka penguasaan materi
pelajaran oleh guru mutlak diperlukan. Guru perlu memahami secara detail isi
materi pelajaran yang harus dikuasai siswa, sebab peran dan tugas guru adalah
sebagai sumber belajar. Materi pelajaran tersebut biasanya digambarkan dalam
buku teks, sehingga sering terjadi proses pembelajaran adalah menyampaikan
materi yang ada dalam buku. Namun demikian, dalam setting pembelajaran
yang berorientasi pada pencapaian tujuan atau kompetensi, tugas dan tanggung
jawab guru bukanlah sebagai sumber belajar. Dengan demikian, materi pelajaran
sebenarnya bisa diambil dari berbagai sumber.[6][6]
C. Kurikulum
dan Materi Bahasa Arab di Madrasah Diniyah Pon.Pes. As-Salaam
Pondok pesantren As-Salaam merupakan pondok pesantren di desa Plumbon,
Temon, Kulon Progo, Yogyakarta, yang dalam pelaksanaan pendidikannya
menggunakan model lembaga pendidikan berupa madrasah Diniyah dan lembaga
pendidikan pesantren tradisional. Secara umum pondok pesantren ini memiliki
visi dan misi sebagai berikut:
1. Visi.
“Membentuk generasi Islami yang
tangguh, cerdas, dan berakhlakul karimah, yang mampu memberikan pencerahan dan
keberkahan hidup bagi umat manusia di dunia dan di akherat.”
2.
Misi.
a. Mencetak generasi penerus bangsa
yang Islami, nyantri, kreatif, berilmu dan bermoral.
b. Menanamkan fondasi Islam yang kokoh
sesuai ajaran Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah, yaitu jalan Islam yang sesuai
dengan jalan yang telah digariskan oleh Rasulullah dan Salafus Shalih.
c. Menjadi benteng bagi masyarakat luas
agar senantiasa terhindar dari ajaran-ajaran yang tidak benar, yang hanya akan
merusak kerukunan, kedamaian, persatuan dan kesatuan sesama umat beragama,
berbangsa dan bernegara.
d. Membangun santri Islami nan sholeh
yang mampu bersaing secara intelektual guna meraih keberhasilan dalam
persaingan hidup di zaman modern.
Untuk madrasah Diniyah sendiri, dikembangkan lembaga pendidikan yang dapat
diikuti oleh para santri usia sekolah dasar namun memiliki materi-materi
pelajaran yang khusus memperdalam pengetahuan agama Islam dasar semata,
sedangkan pengetahuan umum tidak diajarkan sebagaimana layaknya ditemui di
lembaga pendidikan formal seperti madrasah Ibtidaiyah ataupun sekolah
dasar.
Khusus untuk pelajaran bahasa Arab, secara mendasar pondok pesantren
As-Salaam berusaha menjadikannya sebagai batu loncatan awal dalam ikhtiar
membantu para santri memperlancar baca tulis al-Quran dan secara umum dapat
menjadi bekal para santri untuk memperdalam penguasaan terhadap bahasa Arab
pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi baik pada lembaga pendidikan formal
maupun non formal.
Program pendidikan di madrasah Diniyah pondok pesantren As-Salaam ini
dibagi menjadi tiga kelas, yaitu awaliyah wustha dan ulya yang masing-masing
kelas diisi oleh para santri usia anak-anak setingkat SD dengan rincian; untuk
awaliyah setingkat SD kelas 4, Wustha setingkat SD kelas 5, dan ulya setingkat
SD kelas 6. Sedangkan untuk para santri setingkat SD kelas 1 s.d. kelas 3 hanya
dibebankan materi baca iqra’, hafalan surat-surat pendek, dan penguasaan mufrodat
bahasa Arab sederhana dengan metode bernyanyi bersama (misalnya: menyanyi
“lihat kebunku” dengan bahasa Arab, dan lain sebagainya).
Untuk materi bahasa Arab madrasah Diniyah As-Salaam dibagi ke dalam tiga
bagian pelajaran, berikut pembagiannya:
1.
Kelas
awaliyah : bahasa Arab, mufradat
2.
Kelas wustha : bahasa Arab, mufradat, shorof
3.
Kelas Ulya : bahasa Arab, mufradat, nahwu,
shorof
Berikut masing-masing standar
kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran bahasa Arab di madrasah Diniyah
As-Salaam.
1.
Kelas
Awaliyah
Semester I
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan
mendengarkan dalam bentuk paparan benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang
perkenalan
|
Mengidentifikasi bunyi huruf hijaiyah yang benar
seputar dialog perkenalan dan penyebutan benda-benda di sekitar madrasah,
rumah dan tentang perkenalan
|
|
2. Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana
tentang benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan
|
1.1.
Mampu
menyampaikan informasi secara lisan mengenai nama-nama benda sekitar rumah
dan madrasah
|
|
3. Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk
paparan benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan
|
1.1.Mampu melafalkan dengan baik
dan benar kata-kata yang berkaitan dengan benda-benda di sekitar madrasah,
rumah dan tentang perkenalan
|
|
4. Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang
benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan
|
1.1.Mampu menulis kata berbahasa
Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat sederhana tentang benda-benda
di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan
|
Materi Bahasa Arab Awaliyah Semester I
a.
Maharatul
Istima’
Dengarkan
dan tirukan!
|
اسمى خالد
اسمى فا طمه
ما هذا ؟
من هذا ؟
هذا كتاب
هذا محمد
|
استاذ
تلميذ
كتاب
مكتب
كرسي
|
b.
Maharatul
Qira’ah
Baca dan
terjemahkanlah!
|
…..
|
استاذ
|
|
…..
|
تلميذ
|
|
…..
|
كتاب
|
|
…..
|
مكتب
|
|
…..
|
كرسي
|
c.
Maharatul Khiwar
احمد : صباح الخير
فاطمة : صباح النور
احمد : من انتِ ؟
فاطمة : انا تلميذة
احمد : ما اسمكِ ؟
فاطمة : اسمي فاطمة
d.
Maharatul
Kitabah
Tulislah
kata-kata berikut ini dengan baik dan benar!
|
اسمى خالد
اسمى فا طمه
ما هذا ؟
من هذا ؟
هذا كتاب
هذا محمد
|
استاذ
تلميذ
كتاب
مكتب
كرسي
|
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran mufradat
kelas awaliyah semester II
|
STANDAR
KOMPETENSI
|
KOMPETENSI
DASAR
|
|
Menguasai
bilangan biasa (al-Adad) dan bilangan urutan (al-Adad al-Tartibi) satu sampai
sepuluh dan nama-nama binatang
|
Mampu
menguasai bilangan biasa (al-Adad) dan bilangan urutan (al-Adad al-Tartibi)
satu sampai sepuluh dan nama-nama binatang
|
Semester II
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan
mendengarkan dalam bentuk paparan tentang profesi, anggota keluarga, dan
alamat
|
1.1.Mengidentifikasi bunyi huruf
hijaiyah yang benar seputar dialog perkenalan dan penyebutan profesi, anggota
keluarga, dan alamat
|
|
2. Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana
tentang profesi, anggota keluarga, dan alamat
|
1.1.Mampu menyampaikan informasi
secara lisan mengenai profesi, anggota keluarga, dan alamat
|
|
3. Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk
paparan profesi, anggota keluarga, dan alamat
|
1.1.Mampu melafalkan dengan baik
dan benar kata-kata yang berkaitan dengan profesi, anggota keluarga, dan
alamat
|
|
4. Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang profesi,
anggota keluarga, dan alamat
|
1.1.Mampu menulis kata berbahasa
Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat sederhana tentang profesi,
anggota keluarga, dan alamat
|
Materi Bahasa Arab Awaliyah Semester II
a.
Maharatul
Istima’
Dengarkan
dan tirukan!
احمد تلميذ
فاطمة تلميذة
محمد مدرس
عائشة مدرسة
هذا ابي و
هذه امي
العنوان
شارع
b.
Maharatul
Qira’ah
Baca dan terjemahkan!
هو ابي اسمه رضوان. هو مدرس. وهي امي اسمها فاطمة. هي مدرسة
c.
Maharatul Kalam
احمد : مساء الخير يا اخي
محمد : مساء السرور
احمد : كيف حالك
محمد : بخير و الحمد لله
احمد : هل هذا بيتك ؟
محمد : نعم، هذا بيتي. تفضل الى
بيتي يا اخي
احمد : طيب
d.
Maharatul
Kitabah
Tulislah
kata-kata berikut dengan baik dan benar!
احمد تلميذ
فاطمة تلميذة
محمد مدرس
عائشة مدرسة
هذا ابي و
هذه امي
العنوان
شارع
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran mufradati
kelas awaliyah semester II
|
KOMPETENSI
DASAR
|
STANDAR
KOMPETENSI
|
|
Mampu
menguasai mufrodat tentang nama-nama pepohonan
|
Menguasai
mufrodat tentang nama-nama pepohonan
|
2. Kelas Wustha
Semester I
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan
mendengarkan dalam bentuk paparan tentang lingkungan rumah dan kebun
|
1.1. Mengidentifikasi bunyi huruf
hijaiyah yang benar seputar lingkungan rumah dan kebun
|
|
2. Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana
tentang lingkungan rumah dan kebun
|
1.1.Mampu
menyampaikan informasi secara lisan mengenai lingkungan rumah dan kebun
|
|
2. Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk
paparan lingkungan rumah dan kebun
|
1.1.Mampu
melafalkan dengan baik dan benar kata-kata yang berkaitan dengan lingkungan
rumah dan kebun
|
|
2. Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang
lingkungan rumah dan kebun
|
1.1.Mampu
menulis kata berbahasa Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat
sederhana tentang lingkungan rumah dan kebun
|
Materi Bahasa Arab kelas Wustha Semester I
a. Maharatul istima’
Dengar dan tirukan!
في البيت
غرفة الجلوس
زهرية
المجلة
المنضدة
b. Maharatul Qira’ah
Bacalah dengan baik dan benar!
في اليوم الأحد الماضي زرت بيت
صديقي احمد، بيته صغير ولكنه نظيف و منظم. في البيت غرفة الججلوس....
c. Maharatul Kalam
احمد :
السلام عليكم
محمد :
وعليكم السلام
احمد : هل
هذا بيتك ؟
محمد : نعم
هذا بيتي.
احمد : اين
حديقتك ؟
محمد :
حديقتي وراء البيت.
d. Maharatul Kitabah
Tulislah kalimat berikut
dengan baik dan indah sebanyak lima baris!
كن كا ليدين ولا تكن كا لأذنين
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran mufradati
kelas Wustha semester I.
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Menguasai
mufrodat tentang kata ganti dan bilangan biasa (al-adad) satu sampai
tiga puluh
|
1.1.Mampu menguasai mufrodat tentang kata ganti dan
bilangan biasa (al-Adad) satu sampai tiga puluh)
|
Materi:
Kuasailah mufradat berikut
ini!
واحد
الواحد
اثنان
الثانية
ثلاثة
الثالثة
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran shorof
kelas wustha semester I
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Menashrifkan
secara istilahi fi’il-fi’il dengan wazan fa’ala-yaf’ulu
|
1.1.Mampu menashrifkan secara istilahi fi’il-fi’il
dengan wazan fa’ala-yaf’ulu
|
Materi shorof:
Semester II
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan mendengarkan
dalam bentuk paparan tentang perpustakaan dan kantin
|
1.1.Mengidentifikasi
bunyi huruf hijaiyah yang benar seputar perpustakaan dan kantin
|
|
2. Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana
tentang perpustakaan dan kantin
|
1.1.Mampu
menyampaikan informasi secara lisan mengenai perpustakaan dan kantin
|
|
3. Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk
paparan tentang perpustakaan dan kantin
|
1.1.Mampu
melafalkan dengan baik dan benar kata-kata yang berkaitan dengan perpustakaan
dan kantin
|
|
4. Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang
perpustakaan dan kantin
|
1.1.Mampu
menulis kata berbahasa Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat
sederhana tentang perpustakaan dan kantin
|
Materi pelajaran Bahasa Arab Kelas Wustha Semester II
a. Maharatul
Istima’
Dengarkan dan tirukan!
في معهدنا مكتبة. المكتبة واسعة ومنظمة. في المكتبة موظف
اسمه سيد حسن….
b. Maharatul
Qira’ah
Bacalah dengan baik dan benar!
في معهدنا مكتبة. المكتبة واسعة ومنظمة. في المكتبة موظف
اسمه سيد حسن….
c. Maharatul
Kalam
احمد : ما هذه الكتب يا سيدي ؟
الموظف : هذه كتب التفسير. هي علي الرف
d. Maharatul
Kitabah
Tulislah kalimat berikut dengan baik dan benar sebanyak lima kali!
نوم العالم خير من عبادة الجاهل
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran mufradati
kelas wustha semester II
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Menguasai 30 kata kerja (fi’il) harian
|
1.1.Mampu 30 kata kerja (fi’il)
harian
|
Materi:
Kuasailah mufradat berikut ini!
خرج-يخرج
رجع-يرجع
قرا-يقرا
نصر-ينصر
Berikut masing-masing standar
kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran shorof kelas wustha semester
II
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
2. Menguasai tashrifan lughawi fi’il madhi wazan
fa’ala-yaf’ulu
|
2.1.Mampu menguasai tashrif
lughawi fi’il madhi wazan fa’ala-yaf’ulu
|
5. Kelas ‘Ulya
Semester I
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan
mendengarkan dalam bentuk paparan tentang kegiatan sehari-hari
|
1.1.Mengidentifikasi
bunyi huruf hijaiyah yang benar seputar kegiatan
sehari-hari
|
|
2. Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana
tentang kegiatan sehari-hari
|
1.1.Mampu
menyampaikan informasi secara lisan mengenai kegiatan sehari-hari
|
|
3. Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk
paparan tentang kegiatan sehari-hari
|
1.1.Mampu
melafalkan dengan baik dan benar kata-kata yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari
|
|
4. Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang kegiatan sehari-hari
|
1.1.Mampu
menulis kata berbahasa Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat
sederhana tentang kegiatan sehari-hari
|
Materi Pelajaran Bahasa Arab
Kelas Ulya Semester I
a. Maharah
Istima’
Dengarkan dan tirukan!
الأعمال اليومية
كرة القدم
ينام
يغسل
يتوضأ
b. Maharah
Qira’ah
محمد تلميذ في الصف السادس من
المدرسة الإبتدائية الإسلامية الحكومية بسمارانج. هو يسكن فىى شارع حسن الدين 17...
c. Maharah
Kalam
احمد :
متى تقوم من النوم ؟
فاطمة : اقوم
من النوم صباحا باكرا
احمد :
متى تذهب الى المدرسة ؟
فاطمة :
اذهب اليها فى الساعة السادسة
d. Maharah Kitabah
هو يغسل بعد صلاة الصبح
العب كرة القدم فى الميدان
Berikut
masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran Nahwu kelas Ulya semester I
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Menguasai struktur
mubtada’ khobar sederhana
|
1.1. Mampu menguasai struktur mubtada’ khobar sederhana
|
Materi:
Sebutkan mubtada khobarnya!
النمر شرس
الكلب اليف
محمد يذهب الي المسجد
Berikut
masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran shorof kelas
Ulya semester I
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Menguasai tashrifan lughawi fi’il mudhari’ wazan
fa’ala-yaf’ulu
|
1.1. Mampu menguasai tashrif
lughawi fi’il mudhari’ wazan fa’ala-yaf’ulu
|
Semester II
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan
mendengarkan dalam bentuk paparan tentang tamasya
|
1.1. Mengidentifikasi bunyi huruf
hijaiyah yang benar seputar tamasya
|
|
2. Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana
tentang tamasya
|
1.1.Mampu
menyampaikan informasi secara lisan mengenai tamasya
|
|
2. Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk
paparan tamasya
|
1.1.Mampu
melafalkan dengan baik dan benar kata-kata yang berkaitan dengan tamasya
|
|
2. Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang tamasya
|
1.1.Mampu
menulis kata berbahasa Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat
sederhana tentang tamasya
|
Materi pelajaran Bahasa Arab
kelas Ulya Semester II
a. Maharah
Istima’
Dengarkan dan tirukan!
الرحلة
يوم العطلة
القطار
ركب
اسد
b. Maharah
Qira’ah
Bacalah dengan baik!
قال يعقوب
لولده : هذا يوم العطلة يا ولدى ! قد انتهيت من الإمتحان ا لأخير. ماذا تعمل في
يوم العطلة يا ولدى ؟ اريد ان اذهب الى جاكرتا يا ابي. ...
c. Maharah
Kalam
احمد : الي اين سافرت في العطلة الما ضية ؟
لقمان : انا سا فرت الي باندونج
احمد : لماذا سافرت الي باندونج؟
لقمان : لأن باندونج مدينة جميلة. فيها ازههار متنوعة. وقال الناس انها
مدينة الزهور
d. Maharah Kitabah
Tulislah kalimat berikut sebanyak lima kali!
الموظفة تقوم امام الإدارة
Berikut masing-masing standar kompetensi dan
kompetensi dasar pelajaran shorof kelas Ulya semester II
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Menguasai tashrifan lughawi fi’il mudhari’ dan amr
wazan fa’ala-yaf’ulu
|
1.1. Mampu menguasai tashrif
lughawi fi’il mudhari’ dan amr wazan fa’ala-yaf’ulu
|
Materi:
Tashrif lughawi fi’il mudhari
يفعل
يفعلان
يفعلون
تفعل
تفعلان
يفعلن
......
Berikut masing-masing standar kompetensi dan
kompetensi dasar pelajaran shorof kelas Ulya semester II
|
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
|
1. Menguasai penyusunan kalimat sederhana menggunakan
fi’il madhi dan mudhari’
|
1.1. Mampu menguasai penyusunan kalimat
sederhana menggunakan fi’il madhi dan mudhari’
|
اشتري احمد الكتب في البارحة
قرات المجلة با لامس
D. Pembelajaran
bahasa Arab di Pondok Pesantren As-Salaam
Selain mengadakan program kegiatan belajar mengajar di madrasah
Diniyah, pondok pesantren As-Salaam juga mengadakan kegiatan pengajian dengan
sistem tradisional (metode sorogan dan bandongan), dengan menekankan pada
beberapa materi pelajaran, termasuk di dalamnya materi tentang ilmu-ilmu bahasa
Arab seperti nahwu dan shorof. Untuk ilmu nahwu menggunakan kitab Matn
al-Ajrumiyah, sedangkan untuk ilmu shorof menggunakan kitab shorof metode
krapyak. Berikut materi-materi untuk ilmu nahwu dengan menggunakan matn
al-Ajrumiyah:
1. Anwaa’
al-Kalam
2. Bab al-I’rab
3. Bab
Ma’rifati ‘Alaamati al-‘I’rabi
4. Fashl
al-Mu’rabaat
5. Bab
al-Af’aal
6. Bab
al-Marfuu’aati al-Asmaa’
7. Bab
al-Faa’il
8. Bab
al-Maf’uul alladzii lam yusamma faa’iluhu
9. Bab
al-Mubtada’ wa al-Khobar
10. Bab al-‘Awaamil al-Daakhilati ‘alaa
al-Mubtada’ wa al-Khabar
11. Bab al-Na’t
12. Bab al-Athf
13. Bab al-Taukid
14. Bab al-Badal
15. Babu Manshuubaat al-Asmaa’
16. Bab al-Maf’uuli bih
17. Bab al-Mashdar
18. Babu Dharf al-Zaman wa Dharf
al-Makaan
19. Bab al-Khaal
20. Bab al-Tamyiiz
21. Bab al-Ististnaa’
22. Bab Laa
23. Bab al-Munaadaa
24. Bab al-Maf’uul Liajlih
25. Bab al-Maf’uul Ma’ah
26. Bab al-Makhfuudhaati min al-Asmaa’
Sedangkan untuk materi shorof
dengan menggunakan kitab shorof metode krapyak, dikenalkan wazan-wazan dan
perubahannya dengan menggunakan metode tashrif istilahi dan lughawi, sekaligus
dipelajari pula kosakata-kosakata berupa fi’il-fi’il yang dapat digunakan oleh
para santri untuk modal belajar menashrifkan baik secara lughawi maupun
istilahi.
Untuk pembelajaran bahasa Arab di
luar Madin, digunakan waktu setiap ba’da isya dengan strategi pembelajaran
tradisional yaitu sorogan dan bandongan. Evaluasi pembelajaran biasanya
dilakukan di akhir bab, dengan menitik beratkan pada kemahiran membaca, imla’,
dan kemahiran menerjemahkan.
DAFTAR PUSTAKA
Hamalik, Oemar. 2007. Kurikulum
dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
S. Nasution, Asas-Asas
Kurikulum, (Jakarta : Bumi Aksara, 2006
www.suparlan.com
www.ktsp.diknas.go.id/download/ktsp_smk/01.ppt
http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2288410-pengertian-materi-pelajaran/
[5][5]
http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2288410-pengertian-materi-pelajaran/,
akses 2 Juni 2012
